Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Cancer National Instutute, hormon estrogen yang berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan kemungkinan terjangkitnya kanker kandungan dan kanker payudara. Sedang hormon progesteron dapat mencegah timbulnya kanker endometrium, tetapi meningkatkan resiko kanker payudara. Kedua jenis hormon tersebut banyak digunakan sebagai bahan pil KB maupun terapi sulih hormon pada wanita menopause. Penggunaan jangka panjang dapat mengurangi resiko kanker kandungan dan endometrium, tetapi meningkatkan resiko kanker payudara dan kanker liver.
Overview
Ketika mendengar kata “kanker”, sebagian besar orang secara langsung maupun tidak langsung akan membayangkan hal yang buruk. Apabila orang yang Anda kenal didiagnosa menderita kanker, ...
No comments