Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Cancer National Instutute, hormon estrogen yang berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan kemungkinan terjangkitnya kanker kandungan dan kanker payudara. Sedang hormon progesteron dapat mencegah timbulnya kanker endometrium, tetapi meningkatkan resiko kanker payudara. Kedua jenis hormon tersebut banyak digunakan sebagai bahan pil KB maupun terapi sulih hormon pada wanita menopause. Penggunaan jangka panjang dapat mengurangi resiko kanker kandungan dan endometrium, tetapi meningkatkan resiko kanker payudara dan kanker liver.
Sosialisasi “Valeri-Ananto” untuk bebas keputihan di PKK Kelurahan Mulyoredjo
Sosialisasi “Valeri-Ananto” untuk bebas keputihan di PKK Kelurahan Mulyoredjo Tokoh masyarakat dari PKK Kelurahan Mulyoredjo berkumpul pada Kamis, 15 Januari 2015 di Balai Kelurahan ...
No comments