Merokok

0

Berhenti atau tidak merokok menurunkan risiko seseorang untuk menderita kanker paru. Jika orang yang berhenti merokok mengkonsumsi sayur-sayuran 4 porsi atau lebih/minggu, maka penurunan risiko terkena kanker paru akan lebih rendah lagi dibanding orang yang berhenti merokok namun tidak mengkonsumsi sayuran. (The University of Texas M.D.Anderson Cancer Center).

 

Pada orang yang merokok, risiko terkena kanker payudara 2 kali lipat lebih tinggi jika konsumsi sayuran (salad) kurang dari 4 porsi/minggu dibanding perokok yang mengkonsumsi sayuran lebih banyak. Begitu pula dengan aktivitas fisik (seperti berkebun) akan menurunkan risiko kanker paru pada perokok.

 

Aktivitas fisik (misalnya berkebun, dsb) lebih menurunkan risiko kanker pada orang mantan perokok hingga 45% dibandingkan yang kurang melakukan aktivitas fisik.

About author

No comments

Museum Kanker Indonesia di YKW

Launching Museum Kanker Indonesia di Surabaya   Launching Museum Kanker Indonesia dari Yayasan Kanker Wisnuwardhana (YKW) rencananya ditandai dengan rangkaian acara pada tanggal 2 dan ...
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann