Vaksinasi

0

Vaksinasi untuk kanker menurut Cancer National Institute, terbagi menjadi dua macam yaitu Therapeutic Vaccine dan Prophylactic vaccine. Dua macam vaksin tersebut diharapkan mampu mengurangi pertumbuhan kanker.

Therapeutic Vaccine ditujukan untuk pasien dengan kanker dimana memang didesain untuk menguatkan pertahanan alami tubuh untuk melawan sel-sel kanker yang telah berkembang. Vaksin ini dapat mencegah pertumbuhan kankerdan mencegah kekambuhan kanker setelah pengobatan.

prophylactic vaccines ditujukan untuk individu sehat yang tidak terkena kanker. Vaksin ini didesain untuk kanker yang disebabkan oleh infeksi virus.

Saat ini, dua vaksin telah memiliki lisensi untuk mencegah infeksi virus yang dapat menyebabkan kanker. Vaksin Hepatitis B yang mencegah infeksi virus hepatitis B yang dikaitkan dengan kanker hati.

Vaksin Human Papiloma Virus (HPV) untuk HPV 16 dan HPV 18, Keduanya merupakan penyebab Kanker cervik atau kanker leher rahim.

Bagaimanakah cara kerja treatment vaksin? Vaksin bekerja di permukaan sel kanker sebagai antigen sehingga dapat menstimulasi kekebalan tubuh untuk membuat respon imun yang spesifik. Peneliti berharap antigen ini akan menstimulasi sistem imun untuk menyerang sel kanker tanpa menghancurkan sel normal tubuh.

Mengapa sistem imun membutuhkan vaksin untuk membantu melawan sel kanker? Karena sistem imun secara umum tidak melihat tumor sebagai benda asing yang berbahaya sehingga tidak melawan sel kanker dengan cukup kuat. Sistem imun menganggap sel-sel tumor tersebut sebagai sel normal tubuh lainnya.

About author

No comments

Prognosis (Keberhasilan pengobatan)

Prognosis (keberhasilan pengobatan) kanker serviks tergantung beberapa faktor : –        Stadium penyakit –        Ketepatan dan kecepatan pengobatan –        Imunitas penderita –        Status gizi penderita –        Faktor psikologis penderita
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann