Tumor Marker

0

Tumor marker adalah senyawa protein, antigen atau hormon yang dapat dideteksi peningkatannya di dalam darah, urin, atau jaringan tubuh seseorang yang mengidap suatu jenis kanker. Tumor markerdapat berasal dari jaringan kanker itu sendiri atau dari jaringan tubuh pasien, sebagai bentuk respon terhadap jaringan kanker. Tes tumor marker dilakukan dengan mengambil sampel darah, urin atau jaringan tubuh pasien. Sampel kemudian dikirim ke laboratorium untuk dilakukan beberapa pemeriksaan.

 

Tumor marker dapat digunakan untuk tujuan :

  1. Skrining atau deteksi dini terhadap kanker
  2. Alat diagnostik terhadap kanker dan jenis kanker
  3. Memperkirakan prognosis dari penderita kanker
  4. Monitor tingkat keberhasilan terapi kanker (seperti operasi, radiasi atau kemoterapi)
  5. Deteksi kekambuhan kanker

Sesuai dengan tujuannya maka pemeriksaan tumor marker dapat dilakukan pada saat penetapan diagnosa, sebelum, selama atau sesudah terapi dan dilakukan secara berkala untuk mendeteksi adanya kekambuhan.

 

Tumor marker yang berbeda ditemukan pada jenis kanker yang berbeda dan peningkatan nilai suatu jenis tumor marker dapat ditemukan pada lebih dari satu jenis kanker. Tidak semua kanker dapat menyebabkan peningkatan nilai tumor marker terutama pada stadium awal, namun kadang kala dapat ditemukan peningkatan nilai tumor marker pada pasien yang tidak mengidap kanker. Karena sifatnya yang kurang sensitif dan spesifik, tes tumor marker harus disertai dengan pemeriksaan penunjang lainnya (seperti x-ray).

 

Tumor marker

Lokasi kanker

Lokasi kanker lain*

Positif palsu

Penyakit lain**

Nilai normal***

ADH (Antidiuretic Hormone) Kanker paru tipesmall cell,

adenocarcinoma

  Radang paru (pneumonia) Gangguan metabolism porfirin (porphyria) 1 ?C 5 pg/ml
AFP (Alpha Feto Protein) Hati, kanker indung telur atau testis Perut Kehamilan Sirosis, hepatitis, toksisitas hati, radang saluran cerna, ataksia, teleangiektasia,Wiscott Aldrich syndrome 0 ?C 6.4 IU/ml
BTA (Bladder Tumor Antigen) Kandung kemih   Prosedur invasif yang baru saja diterima, infeksi saluran kemih, kanker ginjal atau ureter   Tidak terdeteksi
CA 15-3 (Carbohydrate Antigen 15-3) Payudara     Kanker payudara dan hati jinak < 31 U/ml
CA 19-9 Pankreas, usus besar-anus     Infeksi pankreas, infeksi ulkus kolon, radang saluran cerna < 33 U/ml
CA 125 Indung telur Payudara, usus besar-anus, rahim, mulut rahim, pankreas, hati, paru Kehamilan, menstruasi Endometriosis, kista indung telur, sirosis, peritonitis, infeksi pancreas, efusi pleura, radang rongga panggul 0 ?C 35 U/ml
Kalsitonin Kanker tiroid tipe medular Tumor yang memproduksi kalsitonin (jarang)     Basal :

?? 0.155 ng/ml (pria)

?? 0.105 ng/ml (wanita)

CEA (Carcinoembryonic Antigen) Usus besar Ginjal, tiroid, hati, kelenjar limfe, paru, perut,melanoma, kandung kemih, indung telur, mulut rahim, payudara, pancreas Perokok Infeksi pancreas, hepatitis, infeksi paru, radang saluaran cerna, obstruksi saluran empedu < 3 ng/ml (non perokok)

< 5 ng/ml (perokok)

CK (Creatin Kinase) Payudara, indung telur, usus besar, prostat     Gagal ginjal, infark saluran cerna, stroke 40 ?C 200 u/l (pria)

35 ?C 150 u/l (wanita)

hCG (human Chorionic Gonadotropin) Penyakit tropoblas,choriocarcinoma Tumor germ cell Kehamilan, perokok marijuana, kerusakan testiskular Ulkus usus 12 jari, sirosis, radang saluran cerna, tumor jinak payudara, kanker paru, pancreas, indung telur atau saluran cerna > 31 IU/ml
LDH (Lactic Dehydrogenase) Kelenjar limfe, leukemia akut, metastase kanker     Hepatitis, infark miokard 100 ?C 200 u/l
NSE (Neuron-Specific Enolase) Neuroblastoma,kanker paru tipesmall cell       < 13 ng/ml
NMP 22 Kandung kemih   Prosedur invasif yang baru saja diterima, kemoterapi, infeksi saluran kemih, batu saluran kemih atau ginjal   < 10
PAP (Prostatic Acid Phosphatase) Metastase kanker prostate,myeloma, kanker paru, osteogenic sarcoma Testicular, leukemia, limfoma non-Hodgkin??s   Infeksi prostat, hipertrofi prostat tipe nodular,Gaucher??s disease,osteoporosis, sirosis hati, emboli paru, hiperparatiroid 0.5 ?C 1.9 u/l
PSA (Prostate Specific Antigen) Prostat     Hipertrofi prostat jinak, hyperplasia prostat tipe nodular, infeksi prostat < 4 ng/ml

*           : Kanker yang dapat menyebabkan peningkatan nilai tumor marker, dengan kemungkinan > 50%

**          : Penyakit selain kanker yang dapat menyebabkan peningkatan nilai tumor marker

***        : Nilai normal dapat berbeda, tergantung dari nilai rujukan masing-masing laboratorium

About author

No comments

Cebok

DEFINISI CEBOK Cebok adalah tindakan membersihkan (membasuh) dubur atau kemaluan setelah buang air. Cebok penting dilakukan untuk menjaga kesehatan. Cebok yang bertujuan membersihkan dubur dapat dilakukan dengan menggunakan kertas (dan ...
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann