Surabaya Bebas Keputihan

0

WHO menyatakan bahwa 1 (satu) dari 4 (empat) orang akan menderita kanker. Kematian perempuan karena kanker di Indonesia untuk kanker Serviks menempati peringkat pertama. Kanker Serviks ini dapat dicegah, di deteksi dini, dan bila ditemukan pada tahap awal dapat dilakukan penyembuhan yang maksimal.

Penyebab kanker Serviks adalah multi hit trauma atau pukulan bertubi-tubi dari berbagai macam arah kepada sel Serviks yang akan mengalami perubahan dari sel normal menjadi sel kanker. Salah satu pukulan tersebut adalah kondisi sakit keputihan yang sering di derita oleh perempuan di Indonesia. Keputihan tersebut mengganggu kondisi di lingkungan sel Serviks.

Pencegahan penyakit keputihan dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satu upaya yang baru saja ditemukan adalah dengan rutin melakukan ”Valeri Ananto” (Vagina Toilet Sendiri metode dari Dr. Ananto Sidohutomo, MARS). Metode ini diperuntukkan dan dilakukan oleh perempuan itu sendiri yang telah aktif melakukan hubungan seksual untuk membersihkan organ intimnya.

Keuntungan Valeri Ananto ini adalah tehniknya sangat sederhana dan mudah, sangat murah (tidak memerlukan bahan atau produk khusus), nyaman (dilakukan oleh perempuan itu sendiri), dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun selama perempuan itu tidak sedang haid.

Rutin melakukan Valeri Ananto ini pada jangka panjang adalah mengurangi beaya pengobatan karena penyakit keputihan, serta yang terpenting adalah mengurangi angka kesakitan dan kematian perempuan karena kanker Serviks.

Valeri Ananto adalah metode yang dikembangkan Dr. Ananto di Bidadari. Beberapa metode lain yang dikenal yaitu ”Cebok Ananto”, ”Standing Pee Ananto”, ”Sarami Ananto” (pemeriksaan payudara bersama suami), ”Kartu skor deteksi dini resiko kanker Serviks” dan ”Kartu skor deteksi dini resiko kanker Payudara”.

Bidadari sendiri adalah sebuah gerakan moral yang tidak mengijinkan seorangpun perempuan mati karena kanker Serviks dan kanker Payudara. Gerakan moral ini telah disosialisasikan melalui website www.bidadariku.com, serta sampai saat ini telah melaksanakan penyuluhan dan seminar gratis sampai 2.000 (dua ribu) kali di wilayah Indonesia.

”Valeri Ananto” awalnya dibuat khusus sebagai metode membersihkan organ intim perempuan untuk mencegah kanker Serviks. Dalam perkembangannya, pada survey ternyata diketemukan bahwa perempuan yang aktif melakukan Valeri melaporkan bahwa mereka tidak lagi mengalami keputihan yang biasanya sering terjadi.

Berdasarkan informasi survey inilah maka Bidadari pada Tanggal 18 Oktober 2013 merancang kegiatan ”Pencanangan Perempuan Surabaya Bebas Keputihan” (bagi perempuan yang telah aktif melakukan hubungan seksual). Bertempat di Teras Bidadari, Jl. Trunojoyo 63, Surabaya, mulai Pk. 09.00 s/d Pk. 16.00.

Kegiatan pencanangan secara sederhana ini dilakukan dengan membubuhkan tanda-tangan oleh masing-masing perempuan yang telah peduli dan berkomitmen untuk menyebar-luaskan informasi berharga mencegah keputihan dan menurunkan angka kematian perempuan karena kanker Serviks ini kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing.

Tanggapan dari masyarakat maupun organisasi sangat baik, bahkan juga datang dari Pemerintah dimana telah dilakukan komunikasi dengan pihak Kementrian Kesehatan, Pihak Gubernuran dan Dinas-dinas di tingkat Propinsi maupun Walikota Surabaya dan Dinas-dinas di tingkat Kota, demikian pula dengan pihak DPRD maupun DPR Kota Surabaya.

Semoga kegiatan ini mendapat dukungan penuh untuk sosialisasi/ publikasi dari Media Massa. Semua informasi ini tentu dapat leluasa diperoleh perempuan di manapun dan kapanpun mereka berada utamanya terletak pada akses dan fasilitas yang dimiliki oleh media massa.

Menanggulangi penyakit keputihan dan kanker Serviks tentu tidak dapat dilakukan oleh seseorang, atau sekumpulan orang saja. Semua pihak diharapkan bersedia terlibat aktif untuk menunjukkan pembelaan mereka kepada perempuan sebagai pondasi Negara Indonesia ini.

 

About author

No comments

WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann