Makanan dan Minuman

0

MAKANAN DAN MINUMAN

 

Menurut American Cancer Society, salah satu cara untuk mencegah kanker adalah  dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran hingga 5 porsi/hari. Disarankan untuk makan banyak sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu dan makanan yang banyak mengandung serat. Paling tidak satu atau dua kali sehari mengkonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan.

Konsumsi sayuran seperti brokoli dapat membantu mencegah kanker kandung kemih. Kandungan isothiocyanates yang terkandung dalam brokoli telah dikenal sebagai suatu zat pencegah kanker. Isothiocyanates dari brokoli secara selektif akan sampai ke epitel kandung kemih melalui urin. Studi pada tikus percobaan menunjukkan bahwa ekstrak brokoli secara bermakna dan tergantung dosis, menghambat terbentuknya kanker kandung kemih.

Konsumsi cruciferous vegetables seperti brokoli, kol, kubis mentah, (bukan yang dimasak) sebanyak 3 porsi atau lebih per bulan juga dapat menurunkan resiko kanker kandung kemih sebesar 40%. Jika dimasak, kandungan isothiocyanates akan berkurang sebanyak 60-90%.

Beberapa studi menyebutkan konsumsi bawang putih dapat mengurangi resiko terkena kanker lambung, kanker kolorectal, kanker oesophagus, pancreas dan payudara. Efek proteksi dari bawang putih didapatkan dari kandungan zat antibakterial yang bekerja untuk DNA repair dan mengurangi proliferasi sel kanker.

 

Disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah seperti daging sapi, daging ayam, dsb. Makanan tersebut ditengarai dapat menimbulkan kanker lambung, terutama bila  diperantarai oleh adanya infeksi H.Pylori.

Makanan tertentu yang diasinkan seperti ikan asin juga berhubungan dengan peningkatan risiko timbulnya kanker nasofaring, kanker lambung, dan tenggorok..

Untuk mencegah rsiko timbulnya kanker, juga disarankan tidak terlalu banyak makan makanan gorengan dan juga makanan yang mengandung protein dan lemak tinggi serta jeroan. 
Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen seperti makanan yang diasinkan, diasap, dibakar, dipanggang sampai keluar arang (gosong) . Yang terbaik adalah makanan yang direbus. 
Hati-hati dengan penggunaaan pemanis buatan, pewarna makanan serta zat pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar. 
Makanan dijaga kebersihannya, beraneka ragam, dan bebas dari zat cemaran lingkungan. 

Sebaiknya tidak berlebihan mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol

Minuman teh, belakangan ini telah diteliti dan memang memiliki khasiat untuk mencegah kanker. Pucuk daun teh mengandung antioksidan yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Teh hijau memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dari teh lainnya.

About author

No comments

Pembalut

Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas!.Sebagian ...
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann