Keturunan

0

Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Terdapat peningkatan risiko keganasan ini pada wanita yang keluarganya menderita kanker payudara. Pada studi genetik ditemukan bahwa kanker payudara berhubungan dengan gen tertentu. Apabila terdapat BRCA 1, yaitu suatu gen suseptibilitas kanker payudara, probabilitas untuk terjadi kanker payudara sebesar 60% pada umur 50 tahun dan sebesar 85% pada umur 70 tahun.  Wanita yang ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker, memiliki risiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara

Perempuan dengan resiko tinggi, yaitu yang survive/selamat dari kanker payudara atau yang setidaknya memiliki hubungan darah dengan penderita kanker (ibu atau saudara perempuannya), bisa mendapatkan terapi Tamoksifen, yang bekerja dengan cara memblokade efek pemicu tumor dari estrogen.

Untuk perempuan dari keluarga dengan resiko genetik yang sangat tinggi, ada suatu mastektomi untuk pencegahan kanker payudara. Memang merupakan suatu pendekatan yang radikal, tetapi kebanyakan berhasil. Mastektomi ini mengangkat jaringan payudara, tapi tidak seluruhnya, sehingga kemungkinan terjadinya kanker masih ada.

Selain itu berolah raga secara teratur, hindari makan lemak jenuh dan daging bakar, makan lebih banyak sayur dan buah, hindari rokok dan alcohol, konsumsi suplemen anti-oksidan serta lakukan Sarari dan check up rutin.

About author

No comments

Valeri Ananto (Vagina Toilet Sendiri)

Valeri Ananto (Vagina Toilet Sendiri) Pada tanggal 18 Oktober 2013, telah dilakukan Pencanangan Perempuan Surabaya Bebas Keputihan. Hal ini dilakukan setelah mendapatkan bukti-bukti serta dari ...
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann