Efek Radioterapi

0

Semua terapi kanker mempunyai efek jangka panjang. Efek radiasi bergantung pada dosis radiasi yang anda dapat, semakintinggi dosis berarti semakin tinggi efek samping yang dapat anda alami. Walaupun begitu, jika anda tidak mendapat dosis yang cukup, maka peluang terapi untuk menyembuhkan anda lebih kecil. Maka efek samping terapi memang tidak bisa dihindari. Efek jangka panjang radioterapi yang mungkin anda alami bergantung pada bagian tubuh mana yang diterapi :

  • Kulit dapat nampak lebih gelap
  • Kulit terasa berbeda saat diraba
  • Dapat terjadi kerontokan rambut yang permanen pada area yang diterapi
  • Rambut yang tumbuh kembali di area yang diterapi dapat mempunyai warna yang berbeda
  • Dapat timbul jalinan pembuluh darah kecil berwarna merah yang berbentuk seperti sarang laba-laba (telangiectasia)
  • Dapat timbul bengkak pada lengan atau kaki (lymphoedema)
  • Infertilitas dapat timbul jika anda mendapat terapi mengenai daerah ovarium atau testis

 

Radioterapi dapat membuat jaringan anda berkurang keelastisannya, atau disebut fibrosis akibat radiasi. Fibrosis dapat menyebabkan bermacam-macam efek, tergantung dimana tempatnya. Contohnya :

  • Setelah terapi pada daerah perut, kadung kemih anda mungkin berkurang kemampuannya untuk menyimpan air kencing karena berkurang keelastisannya
  • Setelah radioterapi pada kanker payudara, payudara anda mungkin terasa agak keras bila disentuh
  • Setelah terapi pada daerah perut, mulut rahim anda (vagina) mungkin menyempit dan berkurang keelastisannya
  • Anda mungkin mengalami pembengkakan pada lengan jika mendapat terapi pada bahu anda
  • Anda mungkin mengalami pembengkakan pada kaki jika mendapat terapi pada daerah lipat paha anda
  • Anda mungkin bernafas lebih dangkal jika paru-paru anda berkurang keelastisannya
  • Anda mungkin mengalami penyempitan pada kerongkongan anda sehingga sulit untuk menelan, jika anda mendapat terapi pada daerah leher atau dada

Perubahan-perubahan ini dapat terjadi perlahan-lahan setelah anda mendapat terapi, kadang-kadang sampai bertahun-tahun. Jika anda mengalami perubahan-perubahan diatas bukan pada area tubuh yang mendapat terapi, perubahan ini tidak disebabkan oleh efek radioterapi, karena radioterapi hanya mempengaruhi bagian tubuh yang diterapi. Tanyakan pada dokter anda jika anda mengalami efek samping radioterapi yang mengganggu anda.

About author

No comments

Histopatologi

Pemeriksaan histopatologi ialah dengan prosedur biopsi yaitu mengambil sampel jaringan payudara untuk menilai jaringan tersebut mengandung sel kanker atau bukan kanker. Pemeriksaan fisik pada payudara, mammografi, ...
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann