CT Scan

0

Computerized Axial Tomography scan ( CAT scan ), atau yang lebih kita kenal dengan CT scan adalah suatu prosedur yang menggabungkan beberapa tampilan X ray dengan bantuan komputer untuk menghasilkan tampilan gambar dalam posisi cross sectional. Anda dapat membayangkan tubuh Anda seperti satu lajur roti yang dipotong menjadi beberapa iris sehingga kita dapat melihat pada setiap potongan itu apakah didapati ketidaknormalan struktur. CT scan dapat pula menampilkan tiga dimensi dari struktur tubuh kita. CT scan berguna untuk menentukan struktur yang abnormal dalam tubuh penderita. Dapat juga sebagai sarana pemandu untuk meletakkan alat dalam tubuh.  

Alat X ray berbentuk menyerupai donat akan mengambil gambar dari berbagai arah mengelilingi tubuh penderita.Gambar ini kemudian akan diproses komputer sehingga nantinya akan menghasilkan rekaman yang disimpan di dalam film. Rekaman ini akan menampilkan irisan – irisan dari tubuh penderita. Rekaman inilah yang disebut sebagai tomogram.

CT scan tidak menyebabkan rasa sakit selama pemeriksaan berlangsung. Selain itu CT scan dapat memberikan gambaran organ di dalam tubuh secara akurat sehingga dapat membantu mengidentifikasi adanya tumor di dalam tubuh.

Pada beberapa kasus, disuntikkan zat kontras intravena untuk membuat organ terlihat lebih jelas. Masalah yang sering timbul dari penggunaan zat kontras adalah terjadinya efek samping pada beberapa penderita yang sensitif atau alergi. Gejala daripada efek samping ini antar lain gatal, timbul bercak merah pada kulit, bersin – bersin ataupun panas badan. Reaksi ini umumnya hilang sendiri dalam beberapa jam. Jika diperlukan dapat diberikan antihistamin untuk membantu meredakan gejala.

Dosis radiasi selama CT scan berlangsung adalah minimal. Pada pria dan wanita yang sedang tidak mengandung, tidak dijumpai efek samping radiasi yang serius. Namun catatan khusus bagi wanita yang sedang mengandung. CT scan dapat merupakan suatu bahaya bagi janin yang sedang dikandung, terutama pada Trimester pertama. Jika seorang wanita sedang mengandung, wajib memberitahu pada dokter yang bersangkutan, dan mungkin dapat dipilih metode lain yang tidak membahayakan janin.

About author

No comments

Olah Raga

Aktivitas fisik lebih menurunkan risiko kanker hingga 45% dibandingkan yang kurang melakukan aktivitas fisik.  kurang gerak dapat memicu timbulnya kanker payudara, endometrium, ginjal, usus besar, dan ...
WP-Backgrounds by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann